Suntuk dengan kerjaan kantor, akhirnya saya dan teman-teman memutuskan untuk melakukan perjalanan singkat menuju Yogyakarta dengan tiket promo. Sebelum berangkat, tentunya kita sudah membuat rencana perjalanan, dan salahsatu resto yang mendapat rekomendasi paling banyak adalah Rumah Makan Jejamuran. Rumah Makan ini terletak di daerah Sleman dan memiliki desain yang sangat tradisional. Kami berkunjung di saat jam makan siang dan cukup amaze karena ada live music di siang hari, sedangkan biasanya cuma ada di malam hari. Melepas lelah sesudah jalan-jalan, kami cukup terhibur dengan adanya live music ini.  Ketika kami tiba, tempat ini sudah terlihat sangat ramai sekali, tapi untungnya masih ada tempat, jadi tidak perlu menunggu terlalu lama. Tempatnya cukup luas dan terbagi menjadi 3 bagian, area makan di depan, tempat pengembangan jamur, dan area makan di belakang. Setiap area makannya diberi nama sesuai dengan nama-nama jamur (cukup unik, kan?).

Bagi teman-teman yang tertarik untuk berbisnis jamur, dapat membeli bibitnya di RM Jejamuran. Mampir saja ke bagian pengembangan jamur di area tengah. Disana terdapat beberapa jenis jamur beserta dengan keterangannya. Lumayan… kita jadi bisa memupuk ilmu tentang jamur!

Sesuai dengan namanya, semua menu yang disediakan di RM Jejamuran berbahan dasar jamur yang selain terasa lezat, harganya relatif murah dan gak bikin kantong bolong! Akhirnya kami pun kalap memesan semua menu-menu favorit disini. Berikut beberapa pesanan kami:

Sate Jamur:  Hidangan ini mirip sekali dengan sate ayam dan rasanya pun hamper sama, tapi itu sebenarnya terbuat dari jamur yang di-sate dan disiram dengan bumbu kacang. Rasanya maknyoos kalo kata Pak Bondan!

Jamur Bakar Pedas: Nah kalo Jamur Bakar pedes ini rasanya hamper mirip dengan daging yang dicampur dengan bumbu ala jejamuran dan rasa pedasnya juga pas.

Tongseng Jamur: Salah satu menu favorit di RM Jejamuran, hidangan ini rasanya mirip dengan tongseng pada umumya hanya saja yang biasanya ayam/kambing sekarang diganti jadi jamur. Kebayang gak rasanya bagaimana? Enak bangeeeet. Kuahnya gurih dan pedas, bahkan mangkuknya sampai kering kita minum kuahnya!

Shitake Goreng: Jamur Shitake yang digoreng dengan tepung ini begitu sederhana, tapi rasanya sangat nikmat dengan tekstur garing dan renyah, cocok sebagai cemilan!

Karedok Jamur: Ternyata semua menu diatas masih kurang buat kita. Akhirnya, kita juga mencoba Karedok Jamur. Seperti karedok pada umumnya hanya ditambahkan jamur yang sudah digoreng dan disiram dengan bumbu kacang. Rasanya ternyata pedes banget, berhubung saya tidak begitu suka sayur mentah dan pedesnya juga berlebih, saya kurang menukai karedok jamur ini. Tapi temen saya yang lain sangat menikmatinya dan porsinya cukup besar pula.

Ternyata dengan situasi resto yang ramai banget, mereka masih bias memberikan pelayanan yang ramah, sopan dan juga cepat. Kami tidak perlu menunggu terlalu lama dan dapat segera menyantap pesanan-pesanan kami.